WRITTEN BY -PM- ON Saturday, October 12, 2013 { 0 comments }
Fuaah akhirnya sampai juga di kota mini ini lagi haha.. padahal tetep belum siap juga menuju blok 2 tapi ya mau gimana lagi toh waktu gabisa disuruh berhenti hmm. Oh well sok puitis bgt ._.
Anyway.. mumpung ada liburan Idul Adha juga sebenernya pingin pulang ke Genteng lagi tapi kayaknya bakal capek di jalan. Yap! Minggu ini sudah bolak balik genteng-jember. Sendiri. Mulai terbiasa juga punya me time. Daaaaan lebih penting lagi sebenernya buat cari tebengan dari stasiun kembali ke kosan :3
Jadi apa tema kita hari ini?
Jember.
Adalah salah satu kabupaten di ujung timur-selatan pulau Jawa setelah Banyuwangi. Semacam kota kecil dengan 2 mall kecil, 1 bioskop kecil, dan banyak pantainya. Salah satu penjelajahan pantai disini adalah Pantai Papuma beberapa hari yang lalu.
Untuk menuju Jember dibutuhkan perjalanan sekitar 2 jam dari Genteng (kota mini yang lebih mini lagi di Banyuwangi) naik kereta maupun jalur darat lainnya (bus, mobil, sepeda apalaah). Bedanya kalau jalur darat kita harus menyusuri lereng gunung kumitir yang belok-belok dan curam dan jurang. Nah kalau naik kereta kita bisa menembus gunung kumitir lewat 2 terowongan yang asik gila gelap dan unyu bingit. Oke ini sedikit railfans yaah
Tapi setidaknya ada toko buku "G" (peraturan satu: ga boleh sebut merek) ya kaan daripada di rumah ya kaan.
Dilema dimulai ketika pertama kali masuk kuliah. Otomatis banyak juga para pendatang dari kota besar ya kaan. Nah bagi para pendatang baru yang kehidupannya anak Mall disini dijamin akan berubah~ Why? Karena 1: mall nya kecil 2: tugas kuliah banyak 3: apalagi ikut organisasi/UKM. Time management nya harus sangat baik. Untuk itu juga kayaknya masa depanku tetep jadi kupu-kupu aja. (Kupu-kupu disini maksudnya kuliah-pulang-kuliah-pulang). Sedikit suram kah? Noooooooo
Mau ikut BEM ? BPM ? IMSAC? RSCR ? Apa tetep jadi kupu-kupu ?
who knows?
butterfly fly away.
Foto tahun lalu, alun-alun kota Jember (baca: Kisah 7 peri)
WRITTEN BY -PM- ON Wednesday, October 02, 2013 { 1 comments }
Perjalanan awal dimulai dengan problema anak kelas 3 SMA. Sistim penerimaan mahasiswa baru bernama SNMPTN Undangan, SBMPTN, dan Mandiri. Tapi mulai tahun 2012 Fakultas Kedokteran Universitas Jember (untuk seterusnya baca: FK UJ) tidak menerima maba dengan jalur mandiri. Kuota untuk tahun ini, 2013 adalah 100 orang dengan rincian 50% jalur Undangan dan sisanya jalur tulis (SBMPTN).
Alhamdulilah jadi salah satu anggota besar FK UJ 2013. Vesalius~ jalur Undangan. Nah mau cerita juga jalur ini:
Sistem pada Jalur Undangan ini tidak ada tes sama sekali. Syaratnya hanya nilai rapor semester 1-5. Nah karena pendaftarannya dibuka sebelum UAN, kira-kira nilai hasil UAN itulah yg jadi kuncinya. Kalo bisa rapor sama UAN nilainya ga beda jauh biar lolos jalur ini. Semangat ya~~~ Tapi inget! Anggap jalur Undangan ini kupon cuma-cuma. Kalo menang ya asik kalo kalah ya jangan putus asa banget. Perjuangan sesungguhnya justru ada di jalur SBMPTN. Nah kalo lulus itu kalian bisa dari pejuang SBMPTN yang hebat :')
WRITTEN BY -PM- ON Sunday, June 16, 2013 { 0 comments }
Seems like you're having a great time. Finding strangers that soon will be your new friends. That's great though you could smile out there without me :') But that's okay since you are who you are. I can't change that. :') Just remember when you're happy, i'm feeling the same way :')
#nomention ended.
"We're partner. i'm just a part when you're apart. And we're completing each other~"
P.S. Heyy you out there! Yes, you~
You know what?
I miss you.
WRITTEN BY -PM- ON Friday, May 17, 2013 { 0 comments }
Hello~ i'm back. Yup hari libur sekarang jumat. Absurd yah biasanya tiap liat tanggal merah *baca: minggu* hati seneng berbunga bunga sekarang... nggak. Sedih gitu hari minggu tersayang berubah jadi Selasa.
Jadi bisa dibilang sabtu itu senin dan minggu itu selasa.
Ugh.
Yang lebih gila lagi hari minggu emang ga kerasa minggu banget. Tetep aja megang buku, ngerjain soal muter muter cari makan. Aneh. Ga betah sebenernya jadi anak kosan :s
Tapi~ ada something unyu yg bikin seneng sih. :D :D
WRITTEN BY -PM- ON Thursday, May 02, 2013 { 0 comments }
Who cares who i want to be? Who cares what i'm doing now? Who cares what i've done? Who cares what i want? Who cares?
Me.
Me.
Me.
Me.
M.e.
This just explains that my world is just me right? well im not that selfish y'know :s Cause honestly i dont have "someone" else except me inside my head atm. my world is just me now and that will never change until tomorrow ends. i guess............
Good news is that I'M HOME!! YAY!! Feels so good being home~ :') Cause it just feel like freaking crazy being far away from home. Hello~~~~~ i'm obviously a-home-typed-girl. I dont do such wandering and going anywhere alone (i mean~ where my mom go is where i'm gonna be). Moreover, a bunch of strangers and 'old friends' who act just like who-you-are-isn't-so-important-to-me are gonna making me worse. Just b!tches acting b!tchy. HUH. I H8TE THOSE B!TCHES ALREADY.
~
i'm gonna find out who my friends really are. Soon. Real soon.
xox.
WRITTEN BY -PM- ON Sunday, April 21, 2013 { 0 comments }
Berita ancurnya UN sampai wacana mundurnya mendikbud itu bener bener kacau. Yup, sebagai kelinci percobaan UN 20 tipe plus sistim barcode yang baru dilaksanain, dan adanya masalah pelaksanaan yang tidak serentak, saya peserta UN SMA dengan ini menyatakan pemerintah khususnya kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah gagal. Ribet emang kalo gini urusannya. Kemungkinan korupsi ? Yang pasti ada. Apasih sekarang yang ga butuh duit ya kan?
Soal ujian yang tipis dirangkap sama LJUN yang nempel satu sama lain-sebenernya bisa juga bikin para jomblo nyesek- sama sama tipis. Mengecewakan. LJK bikinan sekolah aja masih lebih bagus. Nah ini rawan robek, tipis pake banget. Rapuh.
Masa sih yg namanya LJK untuk discan komputer tipis banget ? Kemana aliran dana pemerintah yg trilyunan itu? Nggak masuk akal.
Apalagi harus dirobek oleh siswa sendiri. Susahnya nih ya, kalo soal cacat? misal udah sampai nomer 30 ternyata satu halaman hilang tak berbekas, minta ganti soal dikasih soal baru lagi. Mati dong.
Untung punyaku normal nggak bermasalah. ^_______^
Jadi ketelitian sebenernya sangat penting. Dari sisi pencetak, pendistribusi, juga peserta ujian. Padahal stres yang dialami para pelajar peserta ujian ini juga udah banyak. Diwajibkan mengerjakan sendiri, beda soal tiap anak di satu kelas, sibuk dengan soalnya masing masing, fasilitas belajar yang kurang, keterlambatan soal, sampai pelaksanaan ujian yang tidak serentak di 11 provinsi. KACAU.
Masih mending kalo diundur satu diundur semua kan masih bareng bareng. UJIAN NASIONAL kok ga serempak, berubah jadi UJIAN REGIONAL dong :v
Belum lagi masalah kebocoran soal dan beredarnya kunci jawaban. Ini sebenernya UN apa jualan kunci ya, tiap tahun pasti muncul. Bahkan dengan 20 tipe sekalipun. Ya Tuhan berikan mereka pencerahan.
Satu lagi masalah yang bikin bete:
Kenapa UN harus ada kalo ujung ujungnya masih banyak yg curang? Hapus aja gih.
Btw, let's see gimana UN SMP besok. Masih semrawut atau malah lebih parah? Good luck ya buat adik adik SMP :*
-Posting sebelum ini gila random banget ya. *baru nyadar* Ah sudahlah.
-pic dari google
WRITTEN BY -PM- ON Friday, April 19, 2013 { 1 comments }
Hachii~ Adakah yg terserang pilek sekarang?
Emang susah ya kalo udah musim pilek gini mesti mudah menyebar. Mudah terkontaminasi, mudah ketularan. Yup, sistim imun kita kadang memang mudah teerserang saat kita kurang fit, atau stres gara gara ujian.
WRITTEN BY -PM- ON Thursday, August 16, 2012 { 4 comments }
It's dark. It's too dark.
Aku berjalan melewati lorong-lorong gelap. Memang hanya gelap tak berujung yang dapat kulihat. Seingatku, aku tidak dapat ‘melihat’ saat itu. Melihat dengan jelas karena aku terlalu sibuk dengan perasaanku sendiri. Namun kini aku dapat melihatnya. Tersenyum ke arahku. Dan memanggilku dengan suaranya yang merdu.
-Й-
“Ma, aku berangkat dulu ya!” seruku nyaring sambil menutup pintu perlahan.
“Ya, sayang. Hati-hati di jalan,” jawab Mama dari dapur.
Aku berjalan santai melewati jalanan yang sepi. Pukul 6 pagi. Memang jarak rumahku ke sekolah dekat sekali. Cukup dengan sepuluh menit berjalan. Dan berjalan adalah hobiku. Apalagi dengan memandangi matahari yang tersenyum manis dari ufuk timur itu. Membentuk lukisan alam yang indah dipadu dengan langit biru dan beberapa kapas putih awan yang melayang tinggi nun jauh di sana.
Hobiku yang lainnya mungkin adalah menyanyi. Bukan nyanyian yang se-sungguhnya melainkan senandung dalam hati. Aku tidak peduli dengan suaraku yang terlalu nyaring dan tidak cocok untuk menyanyi karena aku hanya menyanyi untuk diriku sendiri. Menyanyi dalam hati. Tentu saja.
Bukan tanpa alasan aku bersenandung riang pagi ini. Bukan senandung dalam hati itu. Senandung yang lain. Senandung nyanyian yang menurutku merdu dengan siulan burung dari dahan-dahan pohon yang rindang. Hanya karena satu hal yang menurutku penting. Aku akan menemuinya. Apapun yang terjadi. Menemui kakak senior itu. Kak Noah.
Dengan satu tarikan nafas, aku berjalan melewati pintu pagar sekolahku. SMAN 1 Genteng. Cukup mudah untuk berjalan melewati pagar sekolah hingga ke kelas bagi pelajar golongan 'bukan anak populer' sepertiku. Semua tidak mengenalku. Mungkin karena aku selalu sendiri. Dan aku selalu tidak terlihat. Invisible.
Kesendirian itulah yang kadang menyiksaku. Aku tidak punya teman. Tapi mungkin, Rie satu-satunya temanku. Ia duduk sebangku denganku. Bahkan sejak SMP kami selalu duduk sebangku. Rie jugalah satu-satunya orang yang mau mendengarku bercerita tentang semuanya. Kecuali tentang satu hal. Ia tidak tahu kalau aku menyukai Kak Noah. Dan seperti biasa, ia selalu datang lima menit sebelum bel masuk berbunyi.
“Hah.. hah.. sial..! Nyaris nih pintu gerbang ditutup! Hah... Untung aku kuat lari lagi. Hahaha. Hah.. hah.. Mao ! Hampir aja namaku tercantum di BK!” ujar Rie di sela nafasnya yang terputus-putus.
“Ampun dah. Besok pake alarm yang besar aja, sekalian seperti miliknya Spongebob! Hehe, ” jawabku asal.
“Jah, enggak bakal ada Em !” protes Rie sambil meletakkan tas dan duduk di bangkunya. Ah ya. Rie selalu memanggilku dengan sebutan ini.
“Huh, iya deh,” jawabku tak acuh.
WRITTEN BY -PM- ON Sunday, August 12, 2012 { 0 comments }
This was my first time i made my own ringtones. Seriously.. Pretty hard at the beginning cos i had to choose which part should i take in. Hell.. yeah -____- and when i've already got one, it sounded weird. then i got it started from the very beginning. Щ(ºДºщ)
Fast Five is one of the Fast & Furious series (also known as Fast & Furious 5). It was all about race, speed, cars and girls. yeah the girls are beautiful (omg, i'm still normal. aren't i ?) >______<. there's also the good-looking guy : Brian O'Conner (played by Paul Walker). Another good guy : Dominic Toretto (played by Vin Diesel). Amazing movies. *two thumbs up* (y)
Spoiler Alert! i really like the part when Dom and Brian drove 2 cars separated to pull a big iron box fulled of moneys along the road. it was just AWESOME :')
Lucky you cos i shared these ringtones for free via 4shared.com :))
WRITTEN BY -PM- ON Monday, July 02, 2012 { 0 comments }
Found this on facebook :')
As I walked home one freezing day, I stumbled on a wallet someone had lost in the street. I picked it up and looked inside to find some identification so I could call the owner. But the wallet contained only three dollars and a crumpled letter that looked as if it had been in there for years.
The envelope was worn and the only thing that was legible on it was the return address. I started to open the letter, hoping to find some clue. Then I saw the dateline--1924. The letter had been written almost sixty years ago.
It was written in a beautiful feminine handwriting on powder blue stationery with a little flower in the left-hand corner. It was a "Dear John" letter that told the recipient, whose name appeared to be Michael, that the writer could not see him any more because her mother forbade it. Even so, she wrote that she would always love him.
It was signed, Hannah.
It was a beautiful letter, but there was no way except for the name Michael, that the owner could be identified. Maybe if I called information, the operator could find a phone listing for the address on the envelope.
"Operator," I began, "this is an unusual request. I'm trying to find the owner of a wallet that I found. Is there anyway you can tell me if there is a phone number for an address that was on an envelope in the wallet?"
She suggested I speak with her supervisor, who hesitated for a moment then said, "Well, there is a phone listing at that address, but I can't give you the number." She said, as a courtesy, she would call that number, explain my story and would ask them if they wanted her to connect me. I waited a few minutes and then she was back on the line. "I have a party who will speak with you."
I asked the woman on the other end of the line if she knew anyone by the name of Hannah. She gasped, "Oh! We bought this house from a family who had a daughter named Hannah. But that was 30 years ago!"
"Would you know where that family could be located now?" I asked.
"I remember that Hannah had to place her mother in a nursing home some years ago," the woman said. "Maybe if you got in touch with them they might be able to track down the daughter."
She gave me the name of the nursing home and I called the number. They told me the old lady had passed away some years ago but they did have a phone number for where they thought the daughter might be living.
I thanked them and phoned. The woman who answered explained that Hannah herself was now living in a nursing home.
This whole thing was stupid, I thought to myself. Why was I making such a big deal over finding the owner of a wallet that had only three dollars and a letter that was almost 60 years old?
Nevertheless, I called the nursing home in which Hannah was supposed to be living and the man who answered the phone told me, "Yes, Hannah is staying with us. "
Even though it was already 10 p.m., I asked if I could come by to see her. "Well," he said hesitatingly, "if you want to take a chance, she might be in the day room watching television."
I thanked him and drove over to the nursing home. The night nurse and a guard greeted me at the door. We went up to the third floor of the large building. In the day room, the nurse introduced me to Hannah.
She was a sweet, silver-haired old timer with a warm smile and a twinkle in her eye.
I told her about finding the wallet and showed her the letter. The second she saw the powder blue envelope with that little flower on the left, she took a deep breath and said, "Young man, this letter was the last contact I ever had with Michael."
WRITTEN BY -PM- ON Friday, April 20, 2012 { 0 comments }
Sekeren kerennya Game adalah game yang gratis. (y)
Semboyan ga jelas-____- Lagi ga jelas. GJ tingkat propinsi *tuh kan makin ga jelas-_________-
Apadeh, ga jelas lagi ._.V Random. Absurd. Ga jelas.
Intinya, setuju nggak kalo game itu seharusnya gratis? IYAAAA BANGET! Empat hari liburan UAS kemaren gw suka banget bengong di rumah. ngapain? nanya kek .___.v hahahaa biasa sih yang lagi single kan bawaannya ngurus diri sendiri aja yekaan.__. iya kalo punya pacar sih ada yng ngurusin, nah kalo jomblo ? #jleb
makanya, selain bengong ga jelas tadi mending main game hihii~ donlod game yang banyak banget sangat disarankan, sekalian sama Cheat Engine nya. oh iya, tips: kalo lagi pake pc Windows XP mending CE nya ver 5.5 aja deh, apalagi kalo pake antivir sama smadav yang sama-sama gratisan. soalnya kalo pake ver yang baru, 6.0 ke atas, takutnya tambah lemot #jlebbanget dan karna gw ini pernah ngalamin dan skrg juga lagi ngalamin, lemot tak berujung-__- trus sama antivir (yang ikonnya payung merah) suka dianggap virus trus gabisa di install. rugi kan donlod lama #truestory.
Magic farm ultimate flower
aaaaa~ itu gamenya bikin bosen sih sebenernya. cewek banget. bunga. bunga. bunga. duit. duit. bunga. duit lagi.___. pake CE asli enak banget XD tapi bikin males sih. apalagi ceritanya singkat banget. masa cuman berapa jam udah tamat sih, ga lucu. tapi kalo kamunya suka bunga-bunga sih cobain aja dulu ya, linknya ini: http://www.gamehouse.com/download-games/magic-farm-ultimate-flower
trus yang suka game semacam Age Of Empire tapi gamenya unyu-unyu . offline. bisa pake cheat engine, cobain aja Westwards Kingdoms. besar filenya, sekitar 85 MB an-______- trus karna PC terkutuk ini juga, gw rugi donlod, alias gabisa kebuka, ngehang apakek istilahnya, bikin bete-_________- nyesek sih._.tapi tadi pas dicoba pake lepinya Euis bisa~~~~~~ huh kah semakin pingin punya lepi :3 #sabarsabarsabar akhirnya sukses menginvasi lepinya Dinar sama Tanti. BUAHAHAHAHA *devil's grin*
Oya, game unyu lainnya: Roads of Rome. modelnya lucu, bikin jalan, nebang hutan (ini paling ga setuju sebenernya, masa pake ilegal logging juga sih) bikin.. apa aja sih tergantung quest nya apaan._.v lucu sih, tapi yang kedonlod kemaren pas yang ver 2. gatau versi pertamanya kek apa._. cobain yahh :)) sori ga ada link nya, cari sendiri ke mbah gugel okok? :p
WRITTEN BY -PM- ON Monday, April 16, 2012 { 5 comments }
Dahulu kala ada tujuh peri cantik yang hidup di negeri di atas bumi.
Suatu hari, ketujuh peri itu berjalan-jalan dibawah matahari yang terik. Para peri itu membawa tiket kereta api yang jumlahnya tujuh buah. Ya, mereka ingin naik kereta api bersama-sama dengan muggle lainnya. Sayangnya mereka tidak punya sihir seperti yang ada di dunia Harry Potter. Oleh karna itulah mereka tidak akan bisa dibedakan dari muggle biasa.
Di atas kereta para peri itu bercerita banyak hal. Dimulai dari abc hingga xyz dibahas bersama-sama. Mereka tertawa-tawa bersama. Mereka berisik. Muggle lainnya beberapa kali menegur mereka. Mereka terdiam. Beberapa saat kemudian, mereka tertawa-tawa lagi berisik.
Tiba di sebuah kota, mereka turun dari kereta di sebuah stasiun. Mereka membeli tiket lagi untuk pulang nanti. Selanjutnya mereka berjalan mengelilingi kota. Matahari masih terik. Matahari semakin terik. Mereka terus berjalan.
Sampai di taman, mereka berfoto-foto bersama. Tertawa-tawa lagi bersama. Gila-gilaan bersama. Lompat-lompat bersama. Timer camera digital sangat berguna sekali.
Banyak orang bilang nyesek itu galau. Dan galau itu nyesek. Apa hubungannya coba? :O Galau itu sedih, khawatir bingung jadi satu. Nyesek itu patah hati, sakit di dada. Beda dong!
Nah selain patah hati, ulangan dapet jelek juga bikin nyesek. Donlod film ternyata ga bisa dibuka juga nyesek. Apalagi kalo donlod game ratusan MB pas dicoba gabisa jalan, omaigad nyesek parah :'(
Afika pasti nyesek
Tambah nyesek kalo game kamu level 40 bentar lagi mau master ternyata pas dibuka sebulan kemudian game kamu itu hilang lenyap tak berbekas *sok puitis* NYESEK ABIIIIIISSSSSSSS
Dan sesungguhnya nyesek itu akibat dari galau, dan galau itu penyebabnya banyak sekali._.
#EdisiGalau
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~~~
Apakah saya sudah gila sepenuhnya? Siapa nama saya?? Dimana saya tinggal ? Mana chara sayaaaaaa... LEVEL 40-AN WOYY!! BALIKIN!!!! *pingsan*
WRITTEN BY -PM- ON Saturday, October 12, 2013 { 0 comments }
Fuaah akhirnya sampai juga di kota mini ini lagi haha.. padahal tetep belum siap juga menuju blok 2 tapi ya mau gimana lagi toh waktu gabisa disuruh berhenti hmm. Oh well sok puitis bgt ._.
Anyway.. mumpung ada liburan Idul Adha juga sebenernya pingin pulang ke Genteng lagi tapi kayaknya bakal capek di jalan. Yap! Minggu ini sudah bolak balik genteng-jember. Sendiri. Mulai terbiasa juga punya me time. Daaaaan lebih penting lagi sebenernya buat cari tebengan dari stasiun kembali ke kosan :3
Jadi apa tema kita hari ini?
Jember.
Adalah salah satu kabupaten di ujung timur-selatan pulau Jawa setelah Banyuwangi. Semacam kota kecil dengan 2 mall kecil, 1 bioskop kecil, dan banyak pantainya. Salah satu penjelajahan pantai disini adalah Pantai Papuma beberapa hari yang lalu.
Untuk menuju Jember dibutuhkan perjalanan sekitar 2 jam dari Genteng (kota mini yang lebih mini lagi di Banyuwangi) naik kereta maupun jalur darat lainnya (bus, mobil, sepeda apalaah). Bedanya kalau jalur darat kita harus menyusuri lereng gunung kumitir yang belok-belok dan curam dan jurang. Nah kalau naik kereta kita bisa menembus gunung kumitir lewat 2 terowongan yang asik gila gelap dan unyu bingit. Oke ini sedikit railfans yaah
Tapi setidaknya ada toko buku "G" (peraturan satu: ga boleh sebut merek) ya kaan daripada di rumah ya kaan.
Dilema dimulai ketika pertama kali masuk kuliah. Otomatis banyak juga para pendatang dari kota besar ya kaan. Nah bagi para pendatang baru yang kehidupannya anak Mall disini dijamin akan berubah~ Why? Karena 1: mall nya kecil 2: tugas kuliah banyak 3: apalagi ikut organisasi/UKM. Time management nya harus sangat baik. Untuk itu juga kayaknya masa depanku tetep jadi kupu-kupu aja. (Kupu-kupu disini maksudnya kuliah-pulang-kuliah-pulang). Sedikit suram kah? Noooooooo
Mau ikut BEM ? BPM ? IMSAC? RSCR ? Apa tetep jadi kupu-kupu ?
who knows?
butterfly fly away.
Foto tahun lalu, alun-alun kota Jember (baca: Kisah 7 peri)
WRITTEN BY -PM- ON Wednesday, October 02, 2013 { 1 comments }
Perjalanan awal dimulai dengan problema anak kelas 3 SMA. Sistim penerimaan mahasiswa baru bernama SNMPTN Undangan, SBMPTN, dan Mandiri. Tapi mulai tahun 2012 Fakultas Kedokteran Universitas Jember (untuk seterusnya baca: FK UJ) tidak menerima maba dengan jalur mandiri. Kuota untuk tahun ini, 2013 adalah 100 orang dengan rincian 50% jalur Undangan dan sisanya jalur tulis (SBMPTN).
Alhamdulilah jadi salah satu anggota besar FK UJ 2013. Vesalius~ jalur Undangan. Nah mau cerita juga jalur ini:
Sistem pada Jalur Undangan ini tidak ada tes sama sekali. Syaratnya hanya nilai rapor semester 1-5. Nah karena pendaftarannya dibuka sebelum UAN, kira-kira nilai hasil UAN itulah yg jadi kuncinya. Kalo bisa rapor sama UAN nilainya ga beda jauh biar lolos jalur ini. Semangat ya~~~ Tapi inget! Anggap jalur Undangan ini kupon cuma-cuma. Kalo menang ya asik kalo kalah ya jangan putus asa banget. Perjuangan sesungguhnya justru ada di jalur SBMPTN. Nah kalo lulus itu kalian bisa dari pejuang SBMPTN yang hebat :')
WRITTEN BY -PM- ON Sunday, June 16, 2013 { 0 comments }
Seems like you're having a great time. Finding strangers that soon will be your new friends. That's great though you could smile out there without me :') But that's okay since you are who you are. I can't change that. :') Just remember when you're happy, i'm feeling the same way :')
#nomention ended.
"We're partner. i'm just a part when you're apart. And we're completing each other~"
P.S. Heyy you out there! Yes, you~
You know what?
I miss you.
WRITTEN BY -PM- ON Friday, May 17, 2013 { 0 comments }
Hello~ i'm back. Yup hari libur sekarang jumat. Absurd yah biasanya tiap liat tanggal merah *baca: minggu* hati seneng berbunga bunga sekarang... nggak. Sedih gitu hari minggu tersayang berubah jadi Selasa.
Jadi bisa dibilang sabtu itu senin dan minggu itu selasa.
Ugh.
Yang lebih gila lagi hari minggu emang ga kerasa minggu banget. Tetep aja megang buku, ngerjain soal muter muter cari makan. Aneh. Ga betah sebenernya jadi anak kosan :s
Tapi~ ada something unyu yg bikin seneng sih. :D :D
WRITTEN BY -PM- ON Thursday, May 02, 2013 { 0 comments }
Who cares who i want to be? Who cares what i'm doing now? Who cares what i've done? Who cares what i want? Who cares?
Me.
Me.
Me.
Me.
M.e.
This just explains that my world is just me right? well im not that selfish y'know :s Cause honestly i dont have "someone" else except me inside my head atm. my world is just me now and that will never change until tomorrow ends. i guess............
Good news is that I'M HOME!! YAY!! Feels so good being home~ :') Cause it just feel like freaking crazy being far away from home. Hello~~~~~ i'm obviously a-home-typed-girl. I dont do such wandering and going anywhere alone (i mean~ where my mom go is where i'm gonna be). Moreover, a bunch of strangers and 'old friends' who act just like who-you-are-isn't-so-important-to-me are gonna making me worse. Just b!tches acting b!tchy. HUH. I H8TE THOSE B!TCHES ALREADY.
~
i'm gonna find out who my friends really are. Soon. Real soon.
xox.
WRITTEN BY -PM- ON Sunday, April 21, 2013 { 0 comments }
Berita ancurnya UN sampai wacana mundurnya mendikbud itu bener bener kacau. Yup, sebagai kelinci percobaan UN 20 tipe plus sistim barcode yang baru dilaksanain, dan adanya masalah pelaksanaan yang tidak serentak, saya peserta UN SMA dengan ini menyatakan pemerintah khususnya kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah gagal. Ribet emang kalo gini urusannya. Kemungkinan korupsi ? Yang pasti ada. Apasih sekarang yang ga butuh duit ya kan?
Soal ujian yang tipis dirangkap sama LJUN yang nempel satu sama lain-sebenernya bisa juga bikin para jomblo nyesek- sama sama tipis. Mengecewakan. LJK bikinan sekolah aja masih lebih bagus. Nah ini rawan robek, tipis pake banget. Rapuh.
Masa sih yg namanya LJK untuk discan komputer tipis banget ? Kemana aliran dana pemerintah yg trilyunan itu? Nggak masuk akal.
Apalagi harus dirobek oleh siswa sendiri. Susahnya nih ya, kalo soal cacat? misal udah sampai nomer 30 ternyata satu halaman hilang tak berbekas, minta ganti soal dikasih soal baru lagi. Mati dong.
Untung punyaku normal nggak bermasalah. ^_______^
Jadi ketelitian sebenernya sangat penting. Dari sisi pencetak, pendistribusi, juga peserta ujian. Padahal stres yang dialami para pelajar peserta ujian ini juga udah banyak. Diwajibkan mengerjakan sendiri, beda soal tiap anak di satu kelas, sibuk dengan soalnya masing masing, fasilitas belajar yang kurang, keterlambatan soal, sampai pelaksanaan ujian yang tidak serentak di 11 provinsi. KACAU.
Masih mending kalo diundur satu diundur semua kan masih bareng bareng. UJIAN NASIONAL kok ga serempak, berubah jadi UJIAN REGIONAL dong :v
Belum lagi masalah kebocoran soal dan beredarnya kunci jawaban. Ini sebenernya UN apa jualan kunci ya, tiap tahun pasti muncul. Bahkan dengan 20 tipe sekalipun. Ya Tuhan berikan mereka pencerahan.
Satu lagi masalah yang bikin bete:
Kenapa UN harus ada kalo ujung ujungnya masih banyak yg curang? Hapus aja gih.
Btw, let's see gimana UN SMP besok. Masih semrawut atau malah lebih parah? Good luck ya buat adik adik SMP :*
-Posting sebelum ini gila random banget ya. *baru nyadar* Ah sudahlah.
-pic dari google
WRITTEN BY -PM- ON Friday, April 19, 2013 { 1 comments }
Hachii~ Adakah yg terserang pilek sekarang?
Emang susah ya kalo udah musim pilek gini mesti mudah menyebar. Mudah terkontaminasi, mudah ketularan. Yup, sistim imun kita kadang memang mudah teerserang saat kita kurang fit, atau stres gara gara ujian.
WRITTEN BY -PM- ON Thursday, August 16, 2012 { 4 comments }
It's dark. It's too dark.
Aku berjalan melewati lorong-lorong gelap. Memang hanya gelap tak berujung yang dapat kulihat. Seingatku, aku tidak dapat ‘melihat’ saat itu. Melihat dengan jelas karena aku terlalu sibuk dengan perasaanku sendiri. Namun kini aku dapat melihatnya. Tersenyum ke arahku. Dan memanggilku dengan suaranya yang merdu.
-Й-
“Ma, aku berangkat dulu ya!” seruku nyaring sambil menutup pintu perlahan.
“Ya, sayang. Hati-hati di jalan,” jawab Mama dari dapur.
Aku berjalan santai melewati jalanan yang sepi. Pukul 6 pagi. Memang jarak rumahku ke sekolah dekat sekali. Cukup dengan sepuluh menit berjalan. Dan berjalan adalah hobiku. Apalagi dengan memandangi matahari yang tersenyum manis dari ufuk timur itu. Membentuk lukisan alam yang indah dipadu dengan langit biru dan beberapa kapas putih awan yang melayang tinggi nun jauh di sana.
Hobiku yang lainnya mungkin adalah menyanyi. Bukan nyanyian yang se-sungguhnya melainkan senandung dalam hati. Aku tidak peduli dengan suaraku yang terlalu nyaring dan tidak cocok untuk menyanyi karena aku hanya menyanyi untuk diriku sendiri. Menyanyi dalam hati. Tentu saja.
Bukan tanpa alasan aku bersenandung riang pagi ini. Bukan senandung dalam hati itu. Senandung yang lain. Senandung nyanyian yang menurutku merdu dengan siulan burung dari dahan-dahan pohon yang rindang. Hanya karena satu hal yang menurutku penting. Aku akan menemuinya. Apapun yang terjadi. Menemui kakak senior itu. Kak Noah.
Dengan satu tarikan nafas, aku berjalan melewati pintu pagar sekolahku. SMAN 1 Genteng. Cukup mudah untuk berjalan melewati pagar sekolah hingga ke kelas bagi pelajar golongan 'bukan anak populer' sepertiku. Semua tidak mengenalku. Mungkin karena aku selalu sendiri. Dan aku selalu tidak terlihat. Invisible.
Kesendirian itulah yang kadang menyiksaku. Aku tidak punya teman. Tapi mungkin, Rie satu-satunya temanku. Ia duduk sebangku denganku. Bahkan sejak SMP kami selalu duduk sebangku. Rie jugalah satu-satunya orang yang mau mendengarku bercerita tentang semuanya. Kecuali tentang satu hal. Ia tidak tahu kalau aku menyukai Kak Noah. Dan seperti biasa, ia selalu datang lima menit sebelum bel masuk berbunyi.
“Hah.. hah.. sial..! Nyaris nih pintu gerbang ditutup! Hah... Untung aku kuat lari lagi. Hahaha. Hah.. hah.. Mao ! Hampir aja namaku tercantum di BK!” ujar Rie di sela nafasnya yang terputus-putus.
“Ampun dah. Besok pake alarm yang besar aja, sekalian seperti miliknya Spongebob! Hehe, ” jawabku asal.
“Jah, enggak bakal ada Em !” protes Rie sambil meletakkan tas dan duduk di bangkunya. Ah ya. Rie selalu memanggilku dengan sebutan ini.
“Huh, iya deh,” jawabku tak acuh.
WRITTEN BY -PM- ON Sunday, August 12, 2012 { 0 comments }
This was my first time i made my own ringtones. Seriously.. Pretty hard at the beginning cos i had to choose which part should i take in. Hell.. yeah -____- and when i've already got one, it sounded weird. then i got it started from the very beginning. Щ(ºДºщ)
Fast Five is one of the Fast & Furious series (also known as Fast & Furious 5). It was all about race, speed, cars and girls. yeah the girls are beautiful (omg, i'm still normal. aren't i ?) >______<. there's also the good-looking guy : Brian O'Conner (played by Paul Walker). Another good guy : Dominic Toretto (played by Vin Diesel). Amazing movies. *two thumbs up* (y)
Spoiler Alert! i really like the part when Dom and Brian drove 2 cars separated to pull a big iron box fulled of moneys along the road. it was just AWESOME :')
Lucky you cos i shared these ringtones for free via 4shared.com :))
WRITTEN BY -PM- ON Monday, July 02, 2012 { 0 comments }
Found this on facebook :')
As I walked home one freezing day, I stumbled on a wallet someone had lost in the street. I picked it up and looked inside to find some identification so I could call the owner. But the wallet contained only three dollars and a crumpled letter that looked as if it had been in there for years.
The envelope was worn and the only thing that was legible on it was the return address. I started to open the letter, hoping to find some clue. Then I saw the dateline--1924. The letter had been written almost sixty years ago.
It was written in a beautiful feminine handwriting on powder blue stationery with a little flower in the left-hand corner. It was a "Dear John" letter that told the recipient, whose name appeared to be Michael, that the writer could not see him any more because her mother forbade it. Even so, she wrote that she would always love him.
It was signed, Hannah.
It was a beautiful letter, but there was no way except for the name Michael, that the owner could be identified. Maybe if I called information, the operator could find a phone listing for the address on the envelope.
"Operator," I began, "this is an unusual request. I'm trying to find the owner of a wallet that I found. Is there anyway you can tell me if there is a phone number for an address that was on an envelope in the wallet?"
She suggested I speak with her supervisor, who hesitated for a moment then said, "Well, there is a phone listing at that address, but I can't give you the number." She said, as a courtesy, she would call that number, explain my story and would ask them if they wanted her to connect me. I waited a few minutes and then she was back on the line. "I have a party who will speak with you."
I asked the woman on the other end of the line if she knew anyone by the name of Hannah. She gasped, "Oh! We bought this house from a family who had a daughter named Hannah. But that was 30 years ago!"
"Would you know where that family could be located now?" I asked.
"I remember that Hannah had to place her mother in a nursing home some years ago," the woman said. "Maybe if you got in touch with them they might be able to track down the daughter."
She gave me the name of the nursing home and I called the number. They told me the old lady had passed away some years ago but they did have a phone number for where they thought the daughter might be living.
I thanked them and phoned. The woman who answered explained that Hannah herself was now living in a nursing home.
This whole thing was stupid, I thought to myself. Why was I making such a big deal over finding the owner of a wallet that had only three dollars and a letter that was almost 60 years old?
Nevertheless, I called the nursing home in which Hannah was supposed to be living and the man who answered the phone told me, "Yes, Hannah is staying with us. "
Even though it was already 10 p.m., I asked if I could come by to see her. "Well," he said hesitatingly, "if you want to take a chance, she might be in the day room watching television."
I thanked him and drove over to the nursing home. The night nurse and a guard greeted me at the door. We went up to the third floor of the large building. In the day room, the nurse introduced me to Hannah.
She was a sweet, silver-haired old timer with a warm smile and a twinkle in her eye.
I told her about finding the wallet and showed her the letter. The second she saw the powder blue envelope with that little flower on the left, she took a deep breath and said, "Young man, this letter was the last contact I ever had with Michael."
WRITTEN BY -PM- ON Friday, April 20, 2012 { 0 comments }
Sekeren kerennya Game adalah game yang gratis. (y)
Semboyan ga jelas-____- Lagi ga jelas. GJ tingkat propinsi *tuh kan makin ga jelas-_________-
Apadeh, ga jelas lagi ._.V Random. Absurd. Ga jelas.
Intinya, setuju nggak kalo game itu seharusnya gratis? IYAAAA BANGET! Empat hari liburan UAS kemaren gw suka banget bengong di rumah. ngapain? nanya kek .___.v hahahaa biasa sih yang lagi single kan bawaannya ngurus diri sendiri aja yekaan.__. iya kalo punya pacar sih ada yng ngurusin, nah kalo jomblo ? #jleb
makanya, selain bengong ga jelas tadi mending main game hihii~ donlod game yang banyak banget sangat disarankan, sekalian sama Cheat Engine nya. oh iya, tips: kalo lagi pake pc Windows XP mending CE nya ver 5.5 aja deh, apalagi kalo pake antivir sama smadav yang sama-sama gratisan. soalnya kalo pake ver yang baru, 6.0 ke atas, takutnya tambah lemot #jlebbanget dan karna gw ini pernah ngalamin dan skrg juga lagi ngalamin, lemot tak berujung-__- trus sama antivir (yang ikonnya payung merah) suka dianggap virus trus gabisa di install. rugi kan donlod lama #truestory.
Magic farm ultimate flower
aaaaa~ itu gamenya bikin bosen sih sebenernya. cewek banget. bunga. bunga. bunga. duit. duit. bunga. duit lagi.___. pake CE asli enak banget XD tapi bikin males sih. apalagi ceritanya singkat banget. masa cuman berapa jam udah tamat sih, ga lucu. tapi kalo kamunya suka bunga-bunga sih cobain aja dulu ya, linknya ini: http://www.gamehouse.com/download-games/magic-farm-ultimate-flower
trus yang suka game semacam Age Of Empire tapi gamenya unyu-unyu . offline. bisa pake cheat engine, cobain aja Westwards Kingdoms. besar filenya, sekitar 85 MB an-______- trus karna PC terkutuk ini juga, gw rugi donlod, alias gabisa kebuka, ngehang apakek istilahnya, bikin bete-_________- nyesek sih._.tapi tadi pas dicoba pake lepinya Euis bisa~~~~~~ huh kah semakin pingin punya lepi :3 #sabarsabarsabar akhirnya sukses menginvasi lepinya Dinar sama Tanti. BUAHAHAHAHA *devil's grin*
Oya, game unyu lainnya: Roads of Rome. modelnya lucu, bikin jalan, nebang hutan (ini paling ga setuju sebenernya, masa pake ilegal logging juga sih) bikin.. apa aja sih tergantung quest nya apaan._.v lucu sih, tapi yang kedonlod kemaren pas yang ver 2. gatau versi pertamanya kek apa._. cobain yahh :)) sori ga ada link nya, cari sendiri ke mbah gugel okok? :p
WRITTEN BY -PM- ON Monday, April 16, 2012 { 5 comments }
Dahulu kala ada tujuh peri cantik yang hidup di negeri di atas bumi.
Suatu hari, ketujuh peri itu berjalan-jalan dibawah matahari yang terik. Para peri itu membawa tiket kereta api yang jumlahnya tujuh buah. Ya, mereka ingin naik kereta api bersama-sama dengan muggle lainnya. Sayangnya mereka tidak punya sihir seperti yang ada di dunia Harry Potter. Oleh karna itulah mereka tidak akan bisa dibedakan dari muggle biasa.
Di atas kereta para peri itu bercerita banyak hal. Dimulai dari abc hingga xyz dibahas bersama-sama. Mereka tertawa-tawa bersama. Mereka berisik. Muggle lainnya beberapa kali menegur mereka. Mereka terdiam. Beberapa saat kemudian, mereka tertawa-tawa lagi berisik.
Tiba di sebuah kota, mereka turun dari kereta di sebuah stasiun. Mereka membeli tiket lagi untuk pulang nanti. Selanjutnya mereka berjalan mengelilingi kota. Matahari masih terik. Matahari semakin terik. Mereka terus berjalan.
Sampai di taman, mereka berfoto-foto bersama. Tertawa-tawa lagi bersama. Gila-gilaan bersama. Lompat-lompat bersama. Timer camera digital sangat berguna sekali.
Banyak orang bilang nyesek itu galau. Dan galau itu nyesek. Apa hubungannya coba? :O Galau itu sedih, khawatir bingung jadi satu. Nyesek itu patah hati, sakit di dada. Beda dong!
Nah selain patah hati, ulangan dapet jelek juga bikin nyesek. Donlod film ternyata ga bisa dibuka juga nyesek. Apalagi kalo donlod game ratusan MB pas dicoba gabisa jalan, omaigad nyesek parah :'(
Afika pasti nyesek
Tambah nyesek kalo game kamu level 40 bentar lagi mau master ternyata pas dibuka sebulan kemudian game kamu itu hilang lenyap tak berbekas *sok puitis* NYESEK ABIIIIIISSSSSSSS
Dan sesungguhnya nyesek itu akibat dari galau, dan galau itu penyebabnya banyak sekali._.
#EdisiGalau
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~~~
Apakah saya sudah gila sepenuhnya? Siapa nama saya?? Dimana saya tinggal ? Mana chara sayaaaaaa... LEVEL 40-AN WOYY!! BALIKIN!!!! *pingsan*
“I used to think I wasn't beautiful at all. I kept blaming my skins for being dark and stuff. I always regret for what I've done. But then I look deep inside, I'm not that bad. I could learn and try. I could get more.”
Err.. need another explanations? Okay. Well.. my name is PM. Stands for Putri Maura ;)
I was born on Dec 11th. Now I'm 18yr. Currently I'm 161 cm height and 50++kg weight duh~ well said I'm chubby enough. And.. I'm proud to be indonesian :))